Audio ini dibuat secara otomatis. Ada masukan? Beritahu kami.
Trends.co.id – Tren produk halal Korea sedang naik daun, dan Indonesia menjadi salah satu pasar yang paling diincar. Bukan tanpa alasan – negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia ini juga tengah dilanda gelombang minat terhadap budaya Korea, mulai dari musik, drama, hingga kini merambah ke kuliner dan produk kesehatan. Kombinasi dua faktor ini membuka peluang bisnis yang signifikan bagi merek-merek Korea yang ingin memperluas pasar halal mereka.
Momentum ini terbaca jelas dalam K-Halal Universe 2026, festival K-Food, K-Culture, dan bisnis halal Korea yang berlangsung 10–19 Juli 2026 di Grand Atrium dan Mosaic Walk, Kota Kasablanka, Jakarta. Timing-nya pun strategis: festival ini digelar menjelang penerapan kewajiban sertifikasi halal di Indonesia pada Oktober 2026, saat permintaan akan produk halal berkualitas diperkirakan akan terus meningkat.
Salah satu pemain yang menangkap peluang ini adalah Jung Kwan Jang, merek Korean Red Ginseng premium yang dihadirkan PT Okosia Global Service selaku distributor resmi di Indonesia. Dengan rekam jejak lebih dari 125 tahun, merek ini masuk ke pasar Indonesia dengan positioning yang jelas: bukan sekadar produk kesehatan impor, melainkan bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari.
Gunawan Wibisono, Head of Marketing Communication PT Okosia Global Service (Jung Kwan Jang Indonesia), menyebut festival ini sebagai kanal strategis untuk edukasi pasar sekaligus konversi langsung.
“Melalui partisipasi di K-Halal Universe 2026, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia mengenal lebih dekat Korean Red Ginseng sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang dapat dinikmati sehari-hari. Festival ini menjadi kesempatan yang baik bagi pengunjung untuk mencoba langsung berbagai produk Jung Kwan Jang, berkonsultasi mengenai manfaat Korean Red Ginseng, sekaligus merasakan pengalaman khas Korea dalam satu acara,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya Korea serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan – dua tren yang menurutnya saling memperkuat, bukan berdiri sendiri-sendiri.
Ekspansi produk Korea ke pasar halal bukan gerakan sporadis pelaku usaha semata. K-Halal Universe 2026 diselenggarakan dengan dukungan tiga institusi utama Pemerintah Korea Selatan: Korean Food Promotion Institute (KFPI), Ministry of Agriculture, Food and Rural Affairs (MAFRA), dan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) – ketiganya berperan dalam pengembangan industri pangan dan perluasan pasar ekspor Korea, termasuk ke Indonesia. Ini menunjukkan bahwa masuknya merek seperti Jung Kwan Jang ke pasar halal Indonesia merupakan bagian dari strategi dagang yang lebih besar antara kedua negara.
Festival dengan konsep experience-based ini juga membuka area Business to Business (B2B) Meeting yang secara eksplisit dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Korea Selatan, di samping zona lain seperti Play Zone, K-Culture Zone, Cooking Zone, F&B Zone, Market Zone, dan Market Test Zone. Selama sepuluh hari, pengunjung juga disuguhi cooking demo, K-Food Making Experience, kompetisi dance cover, makeup competition, fansign, pertunjukan noraebang, serta penampilan idol group ASC2NT bersama musisi Indonesia Nyoman Paul dan Feby Putri – kombinasi hiburan yang berfungsi sebagai daya tarik sekaligus alat akuisisi audiens bagi para peserta pameran.
Bagi pengunjung, booth Jung Kwan Jang menawarkan konsultasi produk langsung, potongan harga, hadiah dari aktivitas media sosial, hingga merchandise eksklusif untuk pembelian dengan nominal tertentu – kombinasi taktik retensi yang lazim digunakan merek untuk mengonversi ketertarikan festival menjadi loyalitas jangka panjang.
Dengan tenggat sertifikasi halal yang semakin dekat dan minat masyarakat terhadap budaya Korea yang belum menunjukkan tanda melambat, pasar wellness halal Korea di Indonesia tampaknya baru memasuki babak awal pertumbuhannya.