Pergeseran Penyakit Dari Infeksi ke Degeneratif Akibat Gaya Hidup Tidak Sehat

Ilustrasi
sosmed-whatsapp-green
Trends.co.id Hadir di WhatsApp Channel
Follow

TRENDS.CO.ID, Jakarta – Penyakit Infeksi seperti flu, tuberkulosis, dan malaria telah lama menjadi ancaman bagi kesehatan manusia. Namun, dengan adanya kemajuan di bidang kesehatan, penyakit infeksi mulai terkendali, terutama berkat penggunaan antibiotik dan vaksin. Sayangnya, pergantian pola hidup di era modern justru memperkenalkan ancaman baru: Penyakit Degeneratif.

Peningkatan Penyakit Degeneratif Akibat Gaya Hidup

Michael Duong, Managing Director Amway Malaysia, Indonesia & Brunei, di Jakarta, Sabtu (12/10/2024) mengatakan penyakit degeneratif kini menjadi perhatian utama. “Jika kita melihat tren global, lebih dari 30% populasi di negara-negara maju seperti Amerika Serikat sekarang meninggal akibat penyakit degeneratif seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan masalah kolesterol,” jelasnya.

Angka ini menunjukkan bahwa gaya hidup, pola makan yang tidak sehat, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor pemicu utama.

Di Indonesia sendiri, situasinya tidak jauh berbeda. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi mengalami peningkatan signifikan.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan prevalensi diabetes melitus di Indonesia sebesar 2%, sementara prevalensi hipertensi mencapai 34,1%. Angka ini diprediksi terus meningkat jika masyarakat tidak melakukan perubahan gaya hidup.

Dampak Antibiotik pada Mikrobioma Usus

Namun, ancaman penyakit degeneratif bukan hanya berasal dari gaya hidup saja. Penggunaan antibiotik yang berlebihan juga mempengaruhi kesehatan usus kita.

Dr. Bongjoon Kim, ahli probiotik dan mikrobioma dari Korea, menekankan bahwa antibiotik dapat mematikan mikrobioma baik di dalam usus, yang justru berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

“Mikrobioma yang tidak seimbang bisa memicu berbagai penyakit degeneratif, termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes, hingga kondisi mental seperti depresi dan Alzheimer,” ujar Dr. Kim.

Pencegahan Melalui Pola Hidup Sehat

Untuk mencegah pergeseran lebih jauh menuju penyakit degeneratif, langkah pencegahan menjadi kunci. Michael Duong menegaskan pentingnya perbaikan pola makan dan aktivitas fisik.

“90% orang tidak mengonsumsi cukup sayur dan buah. Pola makan yang buruk dan kurangnya nutrisi menjadi salah satu alasan utama munculnya penyakit degeneratif,” ungkapnya.

Selain itu, asupan serat dan probiotik juga dianjurkan untuk menjaga keseimbangan mikrobioma usus. “Serat adalah makanan bagi probiotik, sementara probiotik adalah pekerja yang mendukung sistem tubuh kita. Keduanya sangat penting untuk menjaga kesehatan usus dan mencegah penyakit degeneratif,” tambah Michael Duong.

Pergeseran dari penyakit infeksi ke degeneratif menunjukkan bahwa kemajuan dalam dunia medis harus diimbangi dengan perubahan pola hidup. Mulai dari perbaikan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, hingga menjaga keseimbangan mikrobioma usus, semua ini berperan penting dalam mencegah penyakit degeneratif. Mari Sahabat Trends, mulai perubahan gaya hidup sehat untuk masa depan yang lebih baik!

Berita Terkait :