Audio ini dibuat secara otomatis. Ada masukan? Beritahu kami.
TRENDS.CO.ID, Jawa Barat – Dalam upaya mendukung optimalisasi teknologi pertanian modern, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Kampung Langkop, Desa Majalaya, Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Program ini merupakan bagian dari hibah PPM BLU FMIPA 2024 dengan skema Pengabdian kepada Masyarakat Wilayah Binaan Fakultas.
Program pengabdian ini berfokus pada pengembangan dan instalasi sistem otomasi penyiraman dan pencahayaan pada greenhouse bertenaga surya yang telah dibangun sebelumnya.
Greenhouse ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan teknologi energi baru terbarukan, khususnya tenaga surya.
Pelaksanaan program ini dimulai dengan serangkaian kegiatan persiapan sejak April 2024, yang mencakup survei dan koordinasi dengan Pemerintah Desa Majalaya dan tokoh masyarakat setempat.
Tim dosen yang terdiri dari Syafrima Wahyu, M.Si.; Dr. Teguh Budi Prayitno, M.Si.; Dr. Umiatin, M.Si.; Dr. Hadi Nasbey, M.Si.; Haris Suhendar, M.Si.; Ely Rismawati, S.Pd., M.PFis.; Ahmad Zatnika Purwalaksana, M.Si.; Fachriza Fathan, M.Si.; Marisa Ulfa, M.Si.; dan Vina Bhekti, S.Si., M.Pd., bersama dengan mahasiswa Rayyan Albieza Anfana Thoriq, Muhammad Akmalluddin, Marselyndro Zefanya Nainggolan, dkk., melaksanakan penyuluhan dan instalasi sistem otomasi pada awal Agustus 2024.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap kendala yang dihadapi masyarakat dalam pengoperasian greenhouse yang sebelumnya masih bersifat manual. Dengan adanya sistem otomasi ini, diharapkan efisiensi dalam budidaya tanaman di greenhouse dapat meningkat, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syafrima Wahyu, M.Si., Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat.
Selain instalasi otomasi, program ini juga mencakup pelatihan bagi masyarakat dalam pemeliharaan sistem smart greenhouse serta optimalisasi komponen pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang sudah ada.
Peningkatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi greenhouse, tetapi juga bagi penerangan jalan di kampung, yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat setempat.
Melalui program ini, masyarakat Desa Majalaya tidak hanya mendapatkan teknologi baru, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan dan merawat sistem tersebut secara mandiri.
“Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan teknologi pertanian dan energi terbarukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Dr. Hadi Nasbey, M.Si.
Keberhasilan program ini juga berkat dukungan penuh dari masyarakat Desa Majalaya yang turut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapannya. Dengan sinergi antara akademisi dan masyarakat, Desa Majalaya kini dapat menjadi model desa yang berhasil mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian.