TRENDS.co.id, Jakarta – Isra Miraj 2026 diperingati pada Jumat, 16 Januari 2026, dan di Indonesia ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2024. Meski tidak disertai cuti bersama menurut SKB 3 Menteri, makna spiritual peristiwa ini tetap menjadi salah satu yang paling penting dalam kalender Islam.
Bagi umat Muslim, peringatan Isra Miraj 2026 bukan sekadar peringatan peristiwa sejarah. Ia adalah pengingat momen ketika langit seakan membuka diri untuk menyampaikan pesan paling fundamental dalam Islam: salat sebagai poros kehidupan.
Isra Miraj adalah salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW setelah turunnya Al-Qur’an. Peristiwa ini terdiri dari dua fase.
Isra adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Sementara, Miraj adalah perjalanan naik beliau ke lapisan-lapisan langit hingga Sidratul Muntaha, tempat beliau menerima langsung perintah salat dari Allah SWT.
Dalam Surah Al-Isra ayat 1, Allah menegaskan bahwa perjalanan ini adalah bagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya, bukan mimpi atau simbol, melainkan pengalaman nyata yang melampaui hukum ruang dan waktu.
Dikutip dari berbagai sumber, peristiwa Isra Miraj terjadi setelah masa paling berat dalam hidup Rasulullah SAW, yang dikenal sebagai ‘Aam al-Huzn atau Tahun Kesedihan.
Dalam periode ini, beliau kehilangan dua sosok terpenting dalam hidupnya: Khadijah RA, istri dan pendukung setia, serta Abu Thalib, pelindung beliau dari tekanan Quraisy.
Penolakan brutal dari penduduk Thaif yang melempari Nabi dengan batu semakin memperdalam luka batin beliau. Dalam kondisi itulah, Allah menghadirkan Isra Miraj — sebuah pelukan ilahi di tengah keterasingan dunia.
Dalam riwayat sahih, Malaikat Jibril datang membelah dada Nabi Muhammad SAW, membersihkannya dengan air zamzam, lalu mengisinya dengan hikmah dan iman. Setelah itu beliau dinaikkan ke atas Buraq, makhluk bercahaya yang bergerak secepat kilat.
Dalam perjalanan Isra, Rasulullah SAW singgah di beberapa tempat suci: Madinah, Sinai, dan Betlehem — seakan menegaskan kesinambungan para nabi dalam satu risalah tauhid.
Setibanya di Masjid Al-Aqsa, beliau memimpin shalat seluruh nabi — sebuah simbol bahwa beliau adalah penutup dan penyempurna kenabian.
Dari Al-Aqsa, Nabi Muhammad SAW naik menembus langit hingga Sidratul Muntaha. Di sanalah beliau menerima perintah salat lima waktu, yang awalnya ditetapkan 50 rakaat lalu diringankan menjadi lima, namun tetap bernilai lima puluh dalam pahala.

Inilah makna terdalam Isra Miraj: salat bukan kewajiban biasa — ia adalah perintah yang diturunkan langsung dari langit tanpa perantara wahyu.
Momentum Isra Miraj 2026 sebaiknya tidak berlalu tanpa refleksi spiritual. Terlebih karena Isra Miraj diperingati setiap 27 Rajab, bulan yang juga dikenal sebagai bulan ampunan dari Allah SWT. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:
1. Memperbanyak Istighfar
Rajab dikenal sebagai bulan pengampunan. Membaca sayyidul istighfar pagi dan petang menjadi cara membersihkan hati.
2. Puasa Sunnah Rajab
Puasa di bulan Rajab termasuk ibadah sunnah yang dianjurkan sebagai bentuk persiapan menyambut Ramadan.
3. Memperbanyak Doa
Doa yang dianjurkan:
Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya‘bana wa ballighna Ramadhan.
4. Zikir
Zikir yang diajarkan dalam peristiwa Isra Miraj:
La haula wa la quwwata illa billah.
5. Salat Sunnah
Salat malam Isra Miraj dapat dilakukan setelah Magrib atau Isya, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Di tengah dunia yang semakin riuh dan penuh distraksi, Isra Miraj 2026 mengajak kita berhenti sejenak — menengadah, mengingat kembali bahwa hidup ini punya arah langit.
Salat bukan hanya ritual, melainkan jalur komunikasi antara bumi dan Tuhan.
Dan Isra Miraj adalah pengingat bahwa, bahkan di saat paling gelap, selalu ada jalan naik menuju cahaya.