
TRENDS.CO.ID – Sahabat Trends, pernah tidak merasa kalau gadget sekarang sudah lebih dari sekadar alat? Bukan hanya soal teknologi canggih, tapi juga tentang bagaimana gadget jadi bagian dari identitas dan gaya hidup. Nah, tren inilah yang coba dihadirkan Digimap lewat kolaborasinya bersama seniman visual nyentrik Muklay.
Dengan mengusung tema “Muklayground”, Digimap memperkenalkan merchandise eksklusif berupa MacBook bag dan AirPods Case Plushie yang bukan hanya fungsional, tapi juga stylish dengan sentuhan karakter khas Muklay. Jadi, sahabat bisa tetap produktif dengan perangkat Apple, sambil tetap tampil modis dengan aksesori yang unik.
“Merchandise eksklusif ini bisa jadi collectible item, tapi juga companion yang stylish buat perangkat Apple. Jadi, fungsinya tidak hanya melindungi, tapi juga menunjang penampilan,” jelas Farah Fausa Winarsih, GM Marketing PT. MAP Zona Adiperkasa di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Kalau bicara tren, kolaborasi ini pas banget dengan gaya hidup anak muda sekarang yang tech-savvy tapi juga suka bereksperimen dengan fashion. Tidak heran kalau produk seperti AirPods Case Plushie bisa jadi statement piece baru. “Tren sekarang kan orang suka pakai bag charm. Nah, kami ingin memaksimalkan tren itu ke produk Apple. Jadi AirPods case ini bisa sekaligus jadi fashion item,” tambah Farah.
Yang menarik, karakter Harold si mahluk berambut hijau ciptaan Muklay jadi bintang utama dalam koleksi ini. Muklay sendiri mengaku sedang membangun universe berisi sekitar 50 karakter yang terus ia kembangkan sejak 2024. “Sebenarnya banyak banget ide yang bakal gue transfer ke Digimap, termasuk cover AirPods Max dengan karakter-karakter gue. Jadi ke depan masih akan banyak eksplorasi,” kata Muklay dengan penuh semangat.
Tidak hanya tentang produk, kolaborasi ini juga menyiratkan tren baru di dunia kreatif: keberanian seniman lokal untuk masuk ke ranah kolaborasi besar tanpa harus kehilangan idealismenya. “Banyak seniman khawatir karyanya jadi ‘komersil’, padahal kolaborasi justru bisa membuka banyak pintu. Apalagi di daerah, banyak banget kreator keren yang kualitasnya tidak kalah,” tambah Muklay.
Farah pun menegaskan bahwa Digimap tidak hanya fokus di kota besar. “Kami ingin jadi wadah kreativitas, bukan cuma di Jakarta atau Bandung, tapi juga di Surabaya, Aceh, Makassar, dan kota-kota lainnya. Digimap terbuka buat berkolaborasi dengan siapa pun,” ujarnya.
Untuk batch pertama, merchandise Muklayground ini tersedia terbatas: hanya 700 pieces yang tersebar di 25 store Digimap, sebelum nantinya meluas ke 84 titik di seluruh Indonesia. MacBook bag dibanderol Rp799.000, sedangkan AirPods Case Plushie Rp299.000. Produk ini bisa ditemukan di store pilihan seperti Digimap Grand Indonesia, Plaza Senayan, Pacific Place, PIM 3, Tunjungan Plaza Surabaya, TSM Bandung, hingga Beachwalk Bali.
Lebih dari sekadar aksesori, kolaborasi Digimap x Muklay ini seakan menegaskan tren baru: bahwa seni, teknologi, dan gaya hidup kini berjalan beriringan. Bagi Sahabat Trends, punya gadget canggih rasanya makin lengkap kalau ditemani dengan produk kreatif karya anak negeri yang penuh karakter.
Jadi, apakah kamu siap menjadikan Harold si rambut hijau sebagai teman baru MacBook atau AirPods kamu?